With Him [Part 2]

cast

Title : With Him [Part 2]

Author : Lee Minyoung

Genre : Humor, Friendship, Romance, Hurt/Comfort

Rating : PG-13

Length : MultiChapter

Cast :

  • Cho Kyuhyun
  • Choi Sooyoung

Support Cast :

  • Seo Joohyun
  • Kim Ryeowook
  • Son Naeun
  • Lee Gikwang

A/N: Ne, annyeonghaseyo! Maaf, post part 2nya lama ya? Hehehe, habisnya masih mau liat respon para Readiee :D. Nyosh, ada yang bilang FFku gantung TBCnya. Itulah tugas TBC, chingu XD. Maaf kalo nggak memuaskan ya? Nyan~~, Happy Read!!

———————————————————————————————————

Sebelumnya~

Aku tersadar dari lamunanku ketika mendengar suara ketukan pintu.

TOK

TOK

“Nuguseyo?” tanyaku. Aku berjalan menuju pintu kamarku.

——————————————————–

“Sooyoung-ssi? Gwaenchanaseyo? Aku mendengarmu menangis.” Jawab sebuah suara yang kuyakini sebagai Kyuhyun.

Menangis?

Aku menyentuh pipiku. Benar. Pipiku basah, dengan airmata. Hah, selalu seperti ini. Ketika aku mengingat masa laluku dengan Seohyun, aku selalu menangis tanpa sadar.

Aku lalu menghapus airmata di pipiku. Dan kemudian, berjalan menuju pintu kamarku untuk membukanya.

Ketika kubuka pintunya. Langsung terlihat wajah Kyuhyun yang berjarak sangat dekat dengan wajahku.

“Kyaaa! Gwishin!” ucapku spontan.

Ya! Ini aku!” suara Kyuhyun terdengar kesal. “Aaa, mianhaeyo, Kyuhyun-ssi.” Balasku.

“Ish..” gumam Kyuhyun yang lalu memalingkan muka. Namun sedetik kemudian, dia langsung mengarahkan wajahnya ke arahku.

Waeyo?” tanyaku ketika kurasa Kyuhyun mengamati wajahku dengan seksama.

Neoneun… Ureoyo? Yaaa! Wae ureoyo?” tanyanya. Aku terperanjat. Sebegitu terlihatkah kalau aku habis menangis?

A-aniyo..” jawabku. Kyuhyun tersenyum aneh.

“Heh, kau tak bisa berbohong, Sooyoung-ssi.” Balasnya santai.

“Kelihatan sekali ya?” tanyaku. Kyuhyun mengangguk. Dia lalu memegang pipiku. Aku menegang.

“Ini, masih ada bekas air mata,” Ucapnya santai. Kyuhyun lalu tersenyum. “Kau mau cerita? Aku pendengar yang baik loh.” Katanya.

Aku terkekeh pelan. Hhh, sepertinya aku bisa bercerita padanya. Ketika aku mau membuka mulut, ucapan Kyuhyun beberapa saat lalu kembali kuingat.

‘Kau bukan siapa-siapaku. Mana aku peduli?’

Aku membuang muka. “Heh, bukannya kau bukan siapa-siapaku? Kenapa jadi ingin menjadi pendengar yang baik buatku?” tanyaku ketus.

Kyuhyun mengangkat bahu. “Aku hanya menawarkan, Sooyoung-ssi. Karena sepertinya kau sedang banyak masalah. Kalau kau tidak mau, yasudah.” Ucapnya yang lalu berbalik ke arah kamarnya. Aku mendengus pelan.

Arraseo! Gomawo, sudah mau menawarkan telingamu untuk mendengar curhatku.” Tuturku. Kyuhyun berhenti sebentar, lalu kembali melangkah menuju kamarnya.

Aku tersenyum kecil. ‘Haaaah, hari ini. Aku tak sendirian lagi, Seohyunie. Ada Kyuhyun disini.’ Batinku. Aku lalu melirik jam yang ada di atas tembok.

“Hmmm, jam 1 siang. Waktunya makan siang.” Gumamku yang lantas menuju dapur.

Aku membuka kulkas sembari bergumam, “Baiklah, makan apa siang ini?”. Aku melihat dubu (tahu), seketika aku menjentikkan jari tanganku.

Arraseo! Untuk makan siang hari ini, aku mau membuat ‘Sundubu jjigae’ (sup tahu pedas)!! Fighting Soo!” ucapku pada diriku sendiri.

-Sooyoung POV End-

OoOoOoOoOoOoOoOoOoOoOoO

-Kyuhyun POV-

Kriuuuuuuuuuuuuukkk

Aish, ini sudah ke-3 kalinya perutku berbunyi. Baegopa!

Samar-samar, aku mendengar suara berisik dari dapur. Apa Sooyoung sedang memasak? Ah, sepertinya tadi dia marah padaku. Tapi, jika dia tidak sedang memasak, bagaimana nasibku? Perut udah keroncongan begini.

Mungkin saja dia masak untuk 2 porsi. Satu untukku dan satu untuknya. Tapi, jika dia sedang marah padaku? Bagimana kalau dia cuma masak 1 porsi? Kalau memang benar begitu, kejam sekali!

Aish.” Umpatku. Karena lelah berfikir. Aku memutuskan untuk keluar dari kamar, dan menuju ke dapur. Haaah, dari sini saja baunya sudah tercium. Apa yang Sooyoung masak ya? Sepertinya semacam supeu (sup). Karena aku mendengar suara air direbus tadi.

Aku berjalan semakin dekat ke arah dapur. Ketika aku masuk, bau makanan langsung menyerbu hidungku.

“Hmmm, harum,” Gumamku. Sooyoung menoleh lalu tersenyum. Aku balas tersenyum. “Apa yang kau masak, Sooyoung-ssi?” tanyaku.

Sundubu jjigae.” Jawabnya cepat. Sooyoung lalu menyendokkan kuah supeu yang dia buat kedalam mulutnya. “Mmm, mashitaaa!!!” serunya riang. Aku terkekeh.

Sooyoung lalu berbalik ke arahku dan berjalan mendekat. Aku mengerutkan alis.

“Kyuhyun-ssi! Masi halyeogo (coba cicipi)! Sudah cukup pedas belum?” tanyanya yang lalu memasukkan sendok berisi kuah supeu kemulutku. Aku mengecap rasanya.

“Menurutku sudah cukup pedas. Hajiman,” ketika Sooyoung mendengar kata ‘hajiman’ dariku, mukanya mendadak berubah.

“Mmm, jom deo halgi chuga (tambahkan garamnya sedikit lagi).” Saranku. Mendengar itu, wajah Sooyoung kembali cerah. Sooyoung mengangguk lalu kembali menuju kompor. Ia kemudian memasukkan sedikit garam ke masakannya.

“Hmm, sudah hampir matang. Kyuhyun-ssi, tolong siapkan 2 mangkok nasi.” Pintanya. Aku mengangguk patuh. Ketika sedang menyiapkan nasi, aku kembali mengingat saat Sooyoung memberikan sendok kuah supeu. Ada yang ganjil.

Eits, chamkamman! Sendok itu! Sendok yang sebelumnya Sooyoung pakai untuk mencicipi supeunya! Itu berarti.. Ci-ciuman tidak langsung k-kan?

“EH?!” seruku. Sooyoung menoleh cepat. “Waeyo?” tanyanya. Aku menggeleng cepat.

A-ani! Gwaenchanayo.” Kataku meyakinkan Sooyoung. Sooyoung menatapku aneh, aku hanya bisa tersenyum gugup. Sooyoung lalu memutar bola matanya dan kembali mengaduk masakannya.

‘Aish, apa-apaan kau Kyuhyun-ah! Babo! Neo baboya! Aishhh, geumanhae! Jinjeong (tenang)! Saenggak hajimara! Gwaenchana. Ne, igeo gwaenchana.’ Batinku.

“Heii! Kyuhyun-ssi! Ayo cepat bawa kesini nasinya! Sudah matang nih Sundubu jjigaenya!” ucapan Sooyoung membuyarakan lamunanku.

“AH! Ne! Arraseo!” balasku gelagapan. Aku lalu mengambil 2 mangkok berisi nasi, dan berjalan menuju ke ruang makan.

Aku lalu meletakkan 2 mangkok tadi sambil menunduk. Aku merasakan ada yang menatapku. Aku mendongak. Kulihat Sooyoung sedang menatapku aneh –lagi.

Mwoya?” tanyaku ketus. Aish! Kenapa aku masih gugup?

Neo.. Neo mwohaneungeoya (kau kenapa)?” tanya Sooyoung. Hhh, dia pasti heran melihatku yang gugup begini.

Na gwaenchana. Waeyo?” kataku. Sooyoung mengangkat bahunya.

Aniyo. Hanya merasa kau bersikap aneh.” Aku memasang wajah tanpa dosa dan tersenyum. Sooyoung yang melihatku memelototkan matanya.

“Aish, meseukkeoun (menjijikan).” Tuturnya sambil membuang muka. Kali ini aku yang melotot.

Mwo? Mworago?” ucapanku membuat Sooyoung menatapku tajam. “Dwaesseoyo! Ije meogja (sekarang makan)!” perintahnya. Aku mencibir pelan.

“Kau bilang apa, Kyuhyun-ssi?” sindir Sooyoung. Sial! Dia dengar ya?

Aniyo! Ppalli meogja!” balasku. Sooyoung menyeringai. Belum tahu Cho Kyuhyun yang sebenarnya rupanya. Cih, lihat saja pembalasanku, Choi Sooyoung.

-Kyuhyun POV End-

——————————————————————————————————–

Next Day~~

-Author POV-

TIK

TIK

Sooyoung menggeliat kecil. Ia lalu mengucek matanya. Ia bangkit dan meregangkan tubuhnya.

“Hhh, nyenyak sekali tidurku.” Gumamnya. Sooyoung mengalihkan pandangannya ke arah jendela kamarnya.

Bi?” muka Sooyoung tertekuk. Ingatannya kembali ke hari itu, hari dimana Seohyun meninggalkannya.

-FLASHBACK-

“Aku pulang.” Desah seorang gadis yang baru kembali dari tempat kerjannya. Ya, dia Choi Sooyoung. “Aish, hujan lagi. Kemarin kan sudah hujan.” Keluh Sooyoung.

Tak ada jawaban. Kening gadis itu berkerut. ‘Mana Seohyunie?’ batinnya cemas.

BRUGH

Suara sebuah benda jatuh langsung mengalihkan perhatian Sooyoung. ‘Hyunie!!’ paniknya.

“SEO!” serunya. Ia kemudian berlari ke arah suara itu.

“Tak usah datang, eonnie!” Sooyoung berhenti di depan pintu. Dilihatnya Seohyun tertimpa banyak barang. Sooyoung menggelengkan kepalanya. Ia kemudian menolong Seohyun.

DWAESSEO! AKU BILANG TAK USAH DATANG!!” bentak Seohyun yang sudah bebas dari tumpukan barang-barang yang menimpanya. Sooyoung tersentak.

Hyunie? Wae irae?” Sooyoung bertanya. Seohyun hanya menatap Sooyoung tajam. Sooyoung mengulurkan tangannya untuk menolong Seohyun. Seohyun menepisnya kasar.

“Aku bisa sendiri!” ucap Seohyun kasar. Sooyoung membelalakkan matanya. Seohyun kemudian mengambil sebuah koper besar dan menyeret koper itu menuju kamarnya sendiri.

“Kau kenapa, Seohyunie? Kenapa kau jadi bersikap kasar?” tanya Sooyoung.

Eonnie tak perlu tahu!”

-Flashback End-

Sooyoung terus melamun. Airmatanya mengalir perlahan. Isakan-isakan kecil terdengar dari mulutnya.

“…Young-ssi. Sooyoung-ssi?” terdengar suara Kyuhyun dari luar kamar Sooyoung. Lamunan Sooyoung tentang masa lalunya dan Seohyun buyar begitu saja. Terputus di tengah cerita.

Ne? Waeyo?” lirih Soooyoung. Kyuhyun mengerutkan dahinya.

Tto?” tanya Kyuhyun pada Sooyoung. “Mwoga (tentang apa)?” Sooyoung menjawab.

Dasi ureo?” Sooyoung membelalakkan matanya. ‘Dia ini peramal atau apa? Kenapa dia seperti tahu segalanya?’ batin Sooyoung.

A-aniyo. Eh! Kenapa kau memanggilku?” Kyuhyun mengerti kenapa Sooyoung malah mengubah topik pembicaraan mereka. Gadis itu, tak mau bercerita pada orang lain. Yah, setidaknya untuk saat ini.

“Aku akan berangkat kerja. Kau tak berangkat?” tanya Kyuhyun. Sooyoung melirik jam weker di sebelahnya.

“Jam 6. Kau masuk sepagi ini, Kyuhyun-ssi?” Sooyoung keluar kamarnya, ia melihat Kyuhyun sedang bersiap-siap pergi.

“Tidak juga. Aku masuk jam 8,” Balas Kyuhyun singkat. “Kau?” tanyanya kemudian.

“Aku masuk jam 7,” Sooyoung menjawab dari kamar mandi. Ia membasuh mukanya. Dan lalu menggosok gigi. Sooyoung keluar dari kamar mandi dan mulai berbenah. “…Kenapa kau harus masuk sepagi ini, Kyuhyun-ssi?”.

Kyuhyun terdiam sejenak sebelum menjawab, “Naneun kamdogida (Aku direkturnya).” Katanya santai.

Sooyoung yang sedang memakai sepatu tersentak, “MWO?” ucap Sooyoung tak percaya.

Kyuhyun mengangguk. “Ahhh, jadi sekarang aku tinggal dengan seorang direktur?” Sooyoung berkata. Kyuhyun mendelik.

Dwaesseoyo! Kajja! Naega unjeon halge (aku yang akan mengantarmu).” Kyuhyun berucap ketus.

Sooyoung tersenyum, “Jeongmalyo?”.

Ne. Aish, ppalli!” seru Kyuhyun. Sooyoung mengerucutkan bibirnya.

-TBC-

A/N: Yuu, this is the next part!! :). Gaje ya? Kependekkan? Hehehe, sorry. Apakah keberadaan Seohyun semakin membuat para Readie penasaran? Oya, untuk Ryeowook, Naeun, dan Gikwang, selama ini masih belum nongol ya? Mungkin di part selanjutnya bakal nongol :D. Karena saat ini aku lagi pengen fokus ke KyuYoung. Sanso gateun bipyeonghada :). So, RCL pleasee. Gomawo 😮

Advertisements

52 thoughts on “With Him [Part 2]

  1. Han Eun Jin says:

    Annyeong..
    Dari part 1 kemaren ffnya udh mengandung misteri=o=” Kenapa Kyuppa dirumah Soo eonnie kalau dia seorang direktur..
    Penasaraaaan x) Next part ditunggu. Fighting~

  2. meirossa (cho hyuna) says:

    Seohyun itu sapa sii??kok sperti berkesan bnget buat soo eonnie!!kyuppa org kaya tpi kok numpang sii??#ditabok kyuppa
    Nextnya cepatan y thor,

  3. kyuusoo says:

    kyuppa direktur?? kok numpang d rumah soo eonnie,
    masih penasaran sama alasan seo ninggalin rumah soo eonnie,
    d tunggu part selanjutnya 🙂

  4. ia thor ,,
    aku agak penasaran nih sama seobaby , kenapa dia jadi berubah sama soo eonnie ??
    terus aku juga penasaran sama kyuppa ??
    knapa dia mau menumpang d,rmah,x soo eonnie ?? kan dia seorang direktur , bisa saja dong dia membeli apartemen ,!

    Lanjut thor ,, jgan lama” yah , hwaiting 😀

  5. Pingback: Our Story
  6. seohyun … ko soo slalu sedih klo inget seo pdahal kn dy bukan spa@ soo … tapi kya.a seo benci sama soo tpi knpa … ?

    kyuyoung lucu banget deh mereka … #hahahaha
    sikap mereka bener” buat penasaran cuek”an gitu

  7. nina says:

    apa maksudnya Kyu, padahal dia direktur tapi kok iya numpang tinggal di rumah Soo…..
    keeerrreeennnnn^^
    lanjut chingu^^
    Hwaiting!!!!

  8. Felish says:

    ah kayanya kanjutannya seru author !! tapi apa masalah soehyun marah sama sooyoung noona apa karena masalah namja !!?? penasaran author

  9. Knights,,,, says:

    soonni jngn di inget terus kenangan itu kan jd nangis terus,,,
    what kyuppa direktur? kok numpang?
    ditunggu kelanjutannya,,,,

    • Mmm, aku rasa aku sudah memberi translate di setiap kata” Koreanya. Tapi, ada beberapa juga yang nggak. Yang nggak aku beri translate itu, karena aku rasa para readie udah ngerti. 😀

  10. hana_putriani says:

    annyeong , mian ya saeng , aku nda coment di prolog sma part 1 nya ..
    kyuyoung moment nyaaa bnyk banget ><
    next part hrrus lbih bnyak lagi , oke 😉

    next part tggu saeng ..
    hwaiting ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s